Hadiri Forum Pemuda Perindo, Anies Baswedan: Republik Ini Dibangun Pemuda

AKARTA – DPP Pemuda Perindo menggelar acara Rembug Pemuda ke-2 di Kantor DPP Perindo, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016). Dalam acara tersebut, calon gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan, bercerita soal berdirinya Republik Indonesia yang diinisiasi oleh kaum muda.

“Republik ini didirikan oleh anak muda. Republik ini digagas oleh orang yang punya pandangan ke depan,” kata Anies dalam pidatonya.

Definisi pemuda, menurut Anies, adalah dia yang memikirkan masa depan. Sementara itu, yang disebut tua, adalah ia yang membicarakan masa lalu.

“Sering suka kita bingung soal kriteria pemuda. Saya memandang, disebut muda jika dia memikirkan masa depan. Disebut tua jika dia bicarakan masa lalu,” ungkapnya.

“Kriteria muda, dalam konteks para pendiri republik ini adalah orang-orang yang memikirkan masa depan. Orang-orang yang membayangkan Indonesia dalam perspektif masa depan,” sambung dia.

Anies menuturkan, kalau melihat sejarah, maka akan ditemukan kisah Haji Agus Salim, dimana tokoh tersebut berusia tua namun semangatnya seperti anak muda. Agus Salim berkiprah untuk bangsa dan negara.

“Maka kalau kita lihat sejarah orang-orang pendiri ini umurnya bervariasi. Tapi spiritnya muda. Agus Salim adalah yang paling senior. Tapi punya semangat muda. Ia tidak beda dengan Sujatmoko yang paling muda,” sebutnya.

Jadi, bagi Anies, ketika para pemimpin-pemimpin muda tampil dalam agenda masa depan bangsa, maka tujuan mereka ialah membuat pondasi persatuan.

“Jadi, ketika para pemimpin-pemimpin muda berbicara tentang masa depan, yang jadi benak mereka pertama adalah membuat pondasi yang menyatukan, membuat pondasi persatuan,” pungkasnya.