ESP Asuransikan Kader Penggerak Partai di Medan Labuhan

Titi Papan, Sabtu malam (29/09) itu di rumah salah satu kader militan Partai Hanura Medan Labuhan dipadati oleh warga. Antusiasme warga tercermin dari golongan tua-muda, pria-wanita untuk bisa berpartisipasi dalam kegiatan Konsolidasi Caleg Partai Hanura. dalam konsolidasi yang berlangsung meriah dan khidmad itu diberikan juga Asuransi gratis dari MNC Life senilai 9 Juta Rupiah kepada para kader penggerak Partai Hanura yang akan menjadi motor utama penggerak bagi kemenangan Caleg-caleg Partai Hanura di Pemilu 2014 nanti.

Kegiatan konsolidasi dengan masyarakat yang rutin dilaksanakan Partai Hanura ini diinisiasi oleh tiga kader muda andalan Partai Hanura Sumut yang akan bertarung dalam Pemilu Legislatif 2014 nanti. Adalah Tasimin MT (Caleg DPRD Kota Medan), Jose Anwar Dalimunthe (Caleg DPRD Provinsi Sumut) dan Effendi Syahputra (Caleg DPR-RI). Ketiga politisi muda Partai Hanura ini memang kerap sekali turun dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. “kami terjun langsung kelapangan, agar masyarakat yang memilih kami bisa mengenal langsung kami dan berjabat tangan langsung dengan kami, sehingga ada ikatan emosional antara kami sebagai calon wakil mereka nanti di legislatif” Ungkap Effendi Syahputra ketika ditemui disela-sela acara.

Dalam sambutannya, Tasimin yang sudah dikenal rakyat Medan Utara sebagai pegiat pendidikan, tak henti-hentinya terus menggelorakan semangat perubahan nasib dengan jalan pendidikan. Bagi Tasimin pendidikan adalah embrio dari harapan perubahan.” Kemiskinan yang berjamur di Medan Utara harus bisa sedikit demi sedikit di tata menuju kesejahteraan, maka itu anak-anak Medan Utara tidak boleh putus sekolah, anak-anak kita harus kuliah agar kehidupan masyarakat bisa berubah secara perlahan apapun tantangan kita akan bantu”  ungkap Tasimin pemilik salah satu bimbel terkenal di Medan Utara.

Jose Anwar menambahkan, sebagai politisi muda mereka bertiga berikhtiar untuk betul-betul memanggul kepentingan rakyat dan berpolitik untuk rakyat. Dengan latar belakangnya sebagai aktivis Mahasiswa yang menumbangkan rezim orde baru, semangat juang kerakyatan tak akan pupus sampai akhir hayat. “Saya hanya istiqomah dalam berpolitik, tidak punya banyak uang dan tidak ada dukungan dari pembesar negeri ini, saya hanya sandarkan ‘insan politik’ ini kepada Allah SWT” sebuah pesan religius dari seorang Jose Anwar Dalimunthe yang merupakan aktivis jebolan Himpunan Mahasiswa Islam tersebut.

Hadir di penutup acara, Tokoh muda nasional Effendi Syahputra yang hari itu kembali ke kampung halamannya nya, beliau langsung berbicara soal pendidikan politik dan kesejahteraan rakyat khususnya di Medan Utara. “dari saya kecil sampai sekarang tidak ada perubahan yang berarti di medan utara ini, tetap tertinggal dari kawasan medan yang lain, sehingga saya pikir hanya orang medan utara yang bisa berjuang untuk kemajuan disini, tidak mungkin kita bersandar kepada tokoh yang bukan berasal dari medan utara” jelas Effendi Syahputra (ESP) yang juga menjabat Ketua DPW Perindo Sumut tersebut, “Cuma pendidikan alat kita untuk keluar dari kemiskinan ini, dan siapa bilang anak medan utara tidak bisa go nasional maupun internasional, maka keterwakilan putra medan utara di senayan nanti adalah harga mati buat kita warga medan utara” ungkap politisi berdarah melayu deli tersebut.

ESP sendiri diketahui, adalah sosok politisi muda namun cukup matang dalam kancah perpolitikan nasional. Dalam pandangannya partai politik harus bisa sebagai media pencerdasan politik kepada rakyat. Sehingga partai tidak akan pernah kehabisan kader, untuk memperjuangkan isu-isu rakyat dalam sistem pemerintahan. Salah satu prestasi nasional Effendi  Syahputra (ESP) adalah kemenangannya dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK) melawan UU Pemilu baru yang lebih pro kepada partai-partai parlemen yang tidak menghendaki dirinya diperlakukan sama dengan Partai-partai baru terkait verifikasi Partai peserta Pemilu. Dan kebijakan itulah yang kemudian mengharuskan partai-partai lama kembali diverifikasi keabsahan administrasi dan keorganisasiannya. Dan hal itu masih berdampak hingga kini.

Acara ditutup dengan makan malam bersama, dan dialog langsung kepada rakyat atas persoalan-persoalan yang muncul di Medan Utara. Dan ESP bersama Tasimin dan Jose Anwar siap membawa semua permasalahan-permasalahan itu untuk dipecahkan melalui jalur Legislatif dengan menekan kebijakan-kebijakan lembaga Eksekutif ditingkatanya masing-masing.